Mencicipi Bajingan Kaleng, Jajanan Khas Ibukota Kabupaten Magelang yang Melegenda

 

Mendengar kota Ibukota Kabupaten Magelang, yang terlintas di benak anda mungkin wisata sejarahnya yang terkenal, yakni Candi Borobudur. Namun, tak lengkap rasanya berlibur ke Kabupaten Magelang jika belum mencicipi olahan jajanan khas setempat yakni Bajingan. Lantas, seperti apa jajanan legendaris khas satu? Yuk simak ulasannya!

Jajanan Ndeso yang Menjadi Oleh-Oleh khas Kabupaten Magelang

Makanan khas Borobudur, tidak hanya digemari oleh masyarakat setempat saja, akan tetapi juga sering diburu oleh wisatawan pendatang. Makanan khas ini biasa disebut sebagai Bajingan. Karena berbahan dasar telo, jajanan khas satu ini kerap dinamai sebagai bajingan telo. Untuk proses pembuatannya, singkong harus dimasukkan terlebih dahulu ke dalam rebusan air nira kelapa.

Menurut masyarakat setempat, jajanan khas satu ini hanya terdapat di acara-acara tertentu saja. Karena keberadaanya yang cukup sulit ditemui, menjadikan jajanan satu ini banyak dikangeni oleh para perantau. Sehingga muncullah beberapa pengusaha yang memproduksi bajinga dengan kemasan kaleng agar memiliki umur simpan yang lama.

Bajingan Telo dengan Kemasan Kaleng Menjadi Solusi Jajanan Lebih Tahan Lama

Saat ini, banyak pengusaha di Magelang yang memproduksi sejumlah makanan legendaris ini dengan kemasan kaleng. Dengan begitu, makanan basah yang dikemas ke dalam kaleng ini bisa dikonsumsi oleh orang luar kota tanpa khawatir takut cepat basi. Hal tersebut tentunya sangat menguntungkan untuk dibawa oleh-oleh.

Untuk pemrosesan Bajingan ini, biasanya pihak pengusaha akan melakukannya di Borobudur dan Yogyakarta. Bajingan akan dibuat setengah matang terlebih dahulu di Borobudur, selanjutnya, bajingan akan dibawa ke Yogyakarta untuk dilanjutkan ke dalam tahap pengalengan.

Itu tadi informasi singkat mengenai keunikan dari oleh-oleh khas Magelang, Bajingan Telo, yang sampai saat ini masih sangat eksis keberadaanya. Dengan teknologi terkini, Bajingan kini bisa dinikmati para wisatawan dan semakin mudah untuk dijadikan makanan khas kota tersebut tanpa khawatir mudah basi.